Cecak Nguntal Boyo (Cicak Menelan Buaya)

Ini Dia Lagu Rap Rekaman Anggodo, Cecak Nguntal Boyo (Cicak Menelan Buaya)

Lagu ‘Cecak Nguntal Boyo’ atau ‘Cicak Menelan Buaya’ karya ‘Kill the DJ’ yang diperoleh dari YouTube.

*
yek Opo ?
Lha lek iku Khan Jek Konco Kene bos….
Oooo Gitu..
Tapi Lek Sing Situk Chandra sesok dilebokno ae bos..
Engkok Tak Pateni nduk njero..

**
Ono Cicak Nguntal Boyo
Boyo Coklat Nyekel Godo
Ojo Seneng Nguntal Negoro
Mundak Rakyatmu dadi Sengsoro

Iki Cerita Negeri Bedebah
Pemimpinya Hidup Mewah
Tapi Rakyatnya Makan Susah
Hasil Dari Mengais Sampah

Di Negeri Para Bedebah
Yang Baik dan Bersih Bisa Salah
Kebohongan Itu Lumrah
Rakyat Kecil Hanya Bisa Pasrah

Bubrah..! Parah..!
Bubrah.. Parah.. Bubrah..

Ono Cicak Nguntal Boyo
Boyo Coklat Nyekel Godo
Ojo Seneng Nguntal Negoro
Mundak Rakyatmu dadi Sengsoro

Rakyat Mencari Pimpinan
Ketemunya Juragan
Rakyat Mencari Imam
Ya Imam, Ketemunya Tuan

Maka Janganlah Jangan Heran
Jika Ada Mafia di Peradilan
Jual Beli Pasal dan Hukuman
Yang Kuat Bayar Pasti Menang

Katanya Jaman Sudah Reformasi
Tapi Hukum Masih Bisa Dibeli
Jadi Barang Dagangan, Obyek Korupsi
Nggak Punya Malu dan Harga Diri

Kalian Kira Selamanya Rakyat Kita Bodoh
Jika Rakyat Marah Tirani Pasti Akan Roboh!

Ana Cicak Nguntal Boyo
Boyo Coklat Nyekel Godo
Ojo Seneng Nguntal Negoro
Mundak Rakyatmu Dadi Sengsoro

Bibit Itu Tunas
Candra Itu Sinar
Yang Menjadi Simbol
Tegaknya Keadilan

Langkah Kecil Telah Dimulai
Dari Bayi Bernama Demokrasi
Keadilan Tak Bisa Ditawar Lagi
Kepastian Hukum Adalah Harga Mati

Mungkin Kita Capek Revolusi
Mungkin Kita Bosan Demonstrasi
Tapi Jangan Pernah Berhenti
Paling Tidak Tunjukan Rasa Peduli
Untuk Indonesia Yang Kita Cintai

Ono Cicak Nguntal Boyo
Boyo Coklat Nyekel Godo
Ojo Seneng Nguntal Negoro
Mundak Rakyatmu dadi Sengsoro

VIDEO TERBARU GEMPA Indonesia Padang Sumbar 7,6 Skala Richter 2009

Foto Gempa Indonesia 2009 Photo Padang Sumbar Jakarta Bengkulu Tapanuli Gambar Lengkap

Video terbaru gempa Indonesia Sept 2009 di Padang Sumatera Barat Sumbar dan 10 wilayah tanah air pasti akan dicari oleh sahabat semua karena ingin melihat dan membandingkan dengan gempa dahsyat Padang tahun 2007 lalu yang berkekuatan lebih besar yaitu 7,9SR.

Saya teringat dengan kejadian gempa 2 September 2009 lalu yang mengguncang Jakarta “hanya” berskala 7,3SR. Rasanya sudah cukup membuat badan merasa oleng, bangunan bergerak bak air dan dinding ruangan yang berderak sangat menakutkan!

Video gempa dahsyat pra 2009 padang sumbar berkekuatan 7,9SR guncang tanah air

KUMPULAN FOTO Terbaru KORBAN Gempa Padang 2009: Sumatera Barat Indonesia HANCUR Digoyang GEMPA!

KUMPULAN koleksi FOTO Gambar Gempa Padang Sumbar 2009 Korban Gempa Sumetara Indonesia earthquake picture

Inilah kumpulan foto gambar korban akibat gempa Padang Sumbar 2009 Indonesia bagian Sumatera yang terjadi tanggal 30 Sep 2009 pukul 17.56 WIB.

Tampak wajah-wajah yang penuh rasa panik dan berlarian menuju tempat aman sehingga terhindar dari dampak goncangan gempa terhadap bangunan atau fasilitas umum.

Tak hanya itu, dikabarkan Hotel Ambacang Padang Berbintang Tiga juga dikabarkan ambruk dan rusak parah. Tamu-tamu hotel bergegas keluar untuk menyelamatkan diri agar tidak terkena puing-puing hotel yang sudah porak-poranda.

Informasi terakhir yang saya dapatkan cukup mengejutkan dan lebih mengenaskan llagi: seluruh rumah di Padang Pariaman rusak parah hancur total! Betapa dahsyatnya gempa padang berkekuatan 7,6SR ini!

Berikut ini koleksi foto gambar korban akibat gempa Sumbar Padang 2009 Indonesia Sumatera yang diambil dari berbagai media di tanah air.

Kumpulan Foto Gambar Gempa Indonesia Padang Sumatera Barat 30 September 2009 Photo Picture Earthquake

KUMPULAN FOTO Korban Padang Gempa 2009 Terbaru KORBAN Gempa Padang 2009 Sumatera Barat Indonesia
KUMPULAN FOTO Hotel Ambacang Ambruk KORBAN Gempa Terbaru Padang 2009 Sumatera Barat Indonesia HANCUR Digoyang GEMPA
KUMPULAN FOTO Lokasi KORBAN Gempa Terbaru Padang 2009 Sumbar Sumatera Barat Indonesia HANCUR Digoyang GEMPA
KUMPULAN Photo Indonesian Earthquake 2009 Foto KORBAN Gempa Terbaru Padang 2009 Sumatera Barat Indonesia Gambar HANCUR Digoyang GEMPA
KUMPULAN FOTO Gempa Padang 2009 Sumatera Barat Indonesia Gambar Terakhir Padang HANCUR Digoyang GEMPA Picture Image
Koleksi FOTO Gambar Korban Gempa Padang SUmbar 2009 Sumatera Barat Gambar Indonesia HANCUR Digoyang GEMPA

Perbandingan Gempa Padang, Bengkulu, dan Jogja

Membandingkan tiga gempa yang menelan korban manusia ini mungkin dapat memberikan pembelajaran tersendiri. Ketiga gempa ini terjadi dalam waktu yang tidak cukup jauh jedanya, hampir semuamasih dalam ingatan kita.

  • Gempa Jogja (M6.3) Sabtu, Mei 27, 2006 jam 5:53:58 pagi
  • Gempa Padang (M6,4) Selasa, Maret 6, 2007 jam 10:49:39 pagi
  • Gempa Bengkulu (M8.4) Rabo, September 12, 2007 at 06:10:26 sore

Sebenarnya ada juga gempa yang menelan korban di Selatan Jawa (Pangandaran) tetapi itu karena tsunami bukan akibat getarannya. Nah, kali ini kita lihat saja bagaimana getaran-getaran gempa itu berperilaku.

:( “Maksudte perilaku gempa itu apa ada gempa yang nakal gitu ya, pakdhe ?”
:D “Ya koyo kowe, nyekithis ngono kuwi. :P Yang lebih penting lagi adalah mengenali bagaimana gempa itu dapat mempengaruhi bangunan yang kita tempati thole”

Peta-peta gempa ini kalau dijejer-jejer akan mudah diketahui bagaimana penyebarannya, dan bagaimana polah tingkahnya.

padang-bengkulu-jogja.jpg

Gambar di atas ini memperlihatkan peta-peta yang membandingkan bagaimana getaran-getaran gempa ini menyebar di daratan. Gempa Bengkulu sebenarnya menyebar tetapi karena ini menggambarkan daratan maka getaran di pusat gempa (episenter) tidak digambarkan. Terlihat gempa Padang dan gempa Bengkulu memiliki kedalaman 30 Km. Sedangkan gempa Jogja hanya pada kedalaman 17.1 Km, sangat dangkal sekali. Energi gempa di Jogja ini terlihat terpusat. Lihat skala pembanding masing-masing peta ini tidaklah sama. Sehingga sangat terlihat bahwa getaran gempa jogja sangat terpusat pada tempat yang sangat sempit. Hal ini juga merupakan hal yang unik bagi ahli gempa seperti kata Pak Irwan yang menunjukkan bahwa lamanya gempa jogja yang hanya M6.3 ini dapat terekam hingga hampir 1 menit goyangannya, padahal biasanya gempa sebesar itu hanya terasa selama 20-30 detik saja.

figure-irwan.jpgPenjelasan mengapa gempa Jogja yang bergetar cukup lama ini memang karena adanya bounced wave, atau pantulan getaran-getaran gempa seperti yang digambarkan disebelah ini. Hal inipula yang dapat dipakai untuk menjelaskan mengapa penyebaran getaran gempa Jogja tidak menyebar ke seluruh penjuru dibandingkan dengan gempa Bengkulu dibawah ini.

padang-bengkulu-jogja-2.jpg

Getaran gempa Bengkulu menyebar jauuuh sekali, bahkan dilaporkan terasa hingga berjarak kira-kira 1000 Km (lihat gambar diatas). Sedangkan gempa Padang menyebar relatif lebih ke utara (Timur Laut). Penjalaran gelombang pada batuan keras juga terlihat pada gempa-gempa ini. Gempa bengkulu yang pusat hiposenternya pada kedalaman 30 Km (tentunya pada batuan yang sangat keras/Basement) sehingga relatif menyebar sangat jauh, karena kekuatannya juga yang sangat besar (M8.4). Gempa Jogja menyebar ke arah timur karena batuan kerasnya berada di sebelah timur dari pusat gempa. Sedangkan ke arah barat gelombang gelmpa Jogja terpantul-pantul hingga menyebabkan kerusakan hebat.

Korban pada gempa Jogja tercatat paling besar dengan jumlah lebih dari 5000 orang yang meninggal. Hal ini memang karena lokasinya pada tempat yang padat penduduknya. Lihat lingkaran-lingkaran itu menunjukkan banyaknya populasi di lokasi itu. Selain itu bangunan-bangunan di Jogja dan sekitarnya sudah banyak yang menggunakan konstruksi batu dibandingkan rumah-rumah di Bengkulu maupun di Padang. Konstruksi bangunan kayu memang lebih rentan terhadap gempa. Namun ciri bangunan moderen saat ni justru lebih banyak yang terusun oleh bahan bangunan yang keras (batu bata). Jadi seperti pepatah yang ditulis sebelumnya bahwa gempa itu tidak membunuh manusia, tapi bangunan yang buruklah yang melakukannya. Earthquake did not kill people, the bad building did it

Apakah sebaiknya membangun dengan bahan kayu ?

Pertanyaan ini tidaklah mudah dijawab. Bangunan kayu tentusaja saat ini menjadi mahal. Apalagi banyak ahli lingkungan yang akan menentang penebangan pohon-pohon yang menjadi pembersih uadara dan paru-paru dunia. Pembangunan bangunan konstruksi batu dengan penguatan tahan gempalah yang harus disosialisasikan di daerah rawan gempa ini.

:( “Trus nopo sing harus yang dipelajari, Pakdhe ?”

Jadi dari sini diambil beberapa pelajaran mengenai efek-efek gempa terhadap kehidupan manusia. Salah satunya bahwa gempa-gempa di Jawa yang disebabkan oleh patahan-patahan dangkal akan lebih mengkhawatirkan katimbang gempa-gempa di Sumatra. Patahan-patahan yang berbahaya di Jawa yang aktif ini banyak tertutup oleh endapan muda, atau berimpitan dengan endapan muda yang berpotensi untuk memantul atau amplifikasi getaran gempa. Amplifikasi ini sangat berbahaya dan mungkin akan sangat bersifat merusak.

Penelitian patahan-patahan di Jawa tentunya sangat penting untuk dilakukan untuk mengetahui “kematangan” -nya. Sehingga antisipasi kemungkinan “bangun“-nya potensi-potensi gempa ini dapat diketahui dengan lebih pasti. Namun bukan berarti bahwa meneliti patahan-patahan lain tidak diperlukan tentusaja.

Gempa 7,3 Skala Richter Guncang Tasikmalaya

Gempa 7,3  Skala Richter Guncang Tasikmalaya

Hari Rabu 2 September 2009 tepatnya pukul 14.55 WIB, kota Tasikmalaya di Jawabarat di guncang gempa dengan kekuatan 7,3 Skala Ritcher yang berpusat di 142 kilometer sebelah barat daya Tasikmalaya dengan kedalaman 30 KM dan ternyata gempa tersebut berpotensi terjadinya tsunami.

Getaran gempa terasa cukup keras di Jakarta, Jawa Barat selatan, Jawa Tengah Selatan, dan Yogyakarta intensitas gempa di Bali sama dengan yang dirasakan di sejumlah daerah seperti Tegal dan Subang. Intensitas gempa tinggi juga dirasakan di kawasan Puncak, Bogor, dan Sukabumi yakni hingga 6 MMI. Untuk lebih jelasnya saya tambahkan posisi letak gempa di Tasikmalaya tersebut :

Lokasi Gempa Tasikmalaya : 7.770°S, 107.324°E

Sumber Gempa Tasikmalaya :

95 km (60 miles) SSW of Bandung, Java, Indonesia
110 km (65 miles) SSE of Sukabumi, Java, Indonesia
115 km (70 miles) WSW of Tasikmalaya, Java, Indonesia
190 km (120 miles) SSE of JAKARTA, Java, Indonesia

Gambar Lokasi Gempa di Tasikmalaya

Gempa 7,3  Skala Richter Guncang Tasikmalaya

Gempa 7,3  Skala Richter Guncang Tasikmalaya

Kerusakan di Cilacap Bertambah, 80 Rumah Bahkan Roboh

Bangunan pertokoan di Tasikmalaya hancur digoyang gempa berkekuatan 7,3 skala richter, Rabu (2/9).

Rabu, 2 September 2009
Jumlah temuan bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa berkekuatan 7,3 skala Richter di Cilacap, Jawa Tengah terus bertambah. Ratusan rumah rusak berat bahkan puluhan di antaranya roboh.

“Data sementara yang kami himpun hingga pukul 21.00 WIB, jumlah rumah roboh mencapai 80 buah,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap, Hari Winarno, di Cilacap, Rabu (2/9).

Jumlah rumah yang rusak berat, katanya, mencapai 220 unit dan rusak ringan 282 unit. Selain kerusakan rumah, katanya, sebanyak tiga bangunan sekolah mengalami kerusakan dan dua balai desa di kawasan selatan Jateng itu roboh. “Enam pasar desa mengalami rusak berat dan dua sepeda motor warga juga mengalami kerusakan,” katanya.

Ia memperkirakan, temuan jumlah bangunan rusak akibat gempa tersebut diperkirakan masih akan bertambah. Hingga saat ini, katanya, belum semua petugas di tingkat kecamatan melapor kepada pihak BPBD (Badan penanggulangan Bencana Daerah) Pemkab Cilacap tentang dampak gempa yang pusatnya di 142 kilometer barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat itu.

Jumlah kerugian materi yang diderita warga akibat gempa tersebut, katanya, hingga kini belum diketahui secara pasti. Pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh aparat kecamatan di Kabupaten Cilacap untuk mendata kerusakan rumah warga termasuk masalah tempat penampungan bagi para korban.

Sumber : kompas.com

Korban Meninggal Akibat Gempa Tasikmalaya 33 Orang

Seorang bocah menjerit menangis karena keluarganya menjadi korban gempa di Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (2/9).

Rabu, 2 September 2009

Pusat Pengendalian Krisis (PPK) Departemen Kesehatan mencatat hingga pukul 22.00 WIB jumlah korban yang meninggal dunia akibat gempa yang mengguncang sebagian wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta, Rabu (2/9) pukul 14.55 WIB dilaporkan sebanyak 33 orang.

Selain itu, menurut Kepala PPK Departemen Kesehatan Rustam S Pakaya di Jakarta, Rabu malam, gempa berkekuatan 7,3 Skala Richter yang berpusat di 142 km barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat, tersebut juga menyebabkan 305 orang terluka dan 40 orang hilang.

Jumlah korban meninggal dunia di Provinsi Jawa Barat dilaporkan sebanyak 32 orang dengan rincian enam orang di Kabupaten Bandung, 11 orang di Cianjur, empat orang di Garut, tiga di Kabupaten Tasikmalaya, satu orang di Kota Tasikmalaya, enam orang di Banjar dan satu orang di Sukabumi. Guncangan gempa juga menyebabkan satu orang meninggal dunia dan 38 orang terluka di DKI Jakarta.

Gempa juga mengakibatkan rumah penduduk dan bangunan publik rusak. Departemen Kesehatan dan Dinas Kesehatan setempat, kata Rustam, telah mengirimkan tim medis dan bantuan logistik yang dibutuhkan untuk menangani korban bencana.”Sampai sekarang keadaan masih terkendali,” kata Rustam.

Sumber : kompas.com